David De Gea Jangan Dibela!

BINTANGNYA BOLA – Blundernya David De Gea di semifinal Piala FA ketika melawan Chelsea tersebut membuat Manchester United harus gugur di Piala FA. Kiper kelahiran Spanyol itu harusnya dikritik, bukan dibela.

De Gea menjadi olok – olokan di media sosial terkait dua blunder yang terjadi saat itu, sehingga Manchester United harus bertekuk lutut di hadapan Chelsea dengan skor 1 – 3. Kiper berusia 29 tahun itu gagal dalam menjaga gawangnya dari gol – gol yang dinilai cukup mudah untuk diantisipasi.

David De Gea Harus Dikritik

Blunder pertama De Gea saat itu gagal menepis sepakan Olivier Giroud. Selain itu, blunder keduanya saat dia gagal menghadang sepakan Mason Mount yang dari luar kotak penalti.

Setelah laga selesai, Ole Gunnar Solskjaer tidak memberikan komentar banyak. Dia cuma menyayangkan betapa mudahnya Chelsea menghasilkan gol saat itu.

Rio Ferdinand, mantan pemain bertahan Manchester United, menilai De Gea harus dikritik. Saat itu dia bermain dengan performa buruk, yang memang harus diperbaiki.

“Jika seseorang memiliki kesalahan, kita harus terbuka mengkritik. Hal itu cukup wajar menurut saya, begitulah sepakbola,” ucap Ferdinand.

“De Gea juga sama. Dia membuat kesalahan, apalagi laga tersebut merupakan laga yang sangat penting. Harusnya dia bisa menjadi lebih baik lagi.”

“Dia akan duduk dan merenungkan hal tersebut di rumah. Harusnya dia bisa mencoba untuk menyingkirkan kesalahan – kesalahan ini yang pernah dilakukannya.”

Menurutnya, hal tersebut sangat mengecewakan ketika pertandingan berjalan. Chelsea berhasil mencetak gol dengan mudah yang dijaga David De Gea yang termasuk kiper top pada masa ini.